Leukimia yang Sering Disebut Tetapi Tidak Dipahami

Leukimia yang Sering Disebut Tetapi Tidak Dipahami

Dalam banyak kisah fiksi, leukemia acap kali dijadikan sebagai benang merah cerita. Sayangnya, sering terjadi misinterpretasi dalam pemahaman maupun deskripsi dalam kisah yang menjurus pada penyebaran informasi yang salah pada masyarakat luas. Padahal, media semacam itu seharusnya menjadi sarana untuk meningkatkan wawasan masyarakat terhadap bahaya penyakit leukemia.

Deskripsi Leukemia

Leukemia merupakan sinonim dari kanker darah, yakni suatu kondisi di mana kanker melemahkan dan menggerogoti sel-sel darah putih. Sumsum tulang belakang merupakan bagian tubuh yang memproduksi sel-sel darah putih ini, di mana memiliki fungsi untuk menangkal serta memberikan perlindungan pada tubuh dari zat asing dan juga penyakit.

Sel-sel darah putih individu yang sehat akan diproduksi lalu disimpan untuk kemudian disebarkan guna melawan gangguan bakteri dan virus maupun infeksi. Tetapi, untuk pengidap leukemia, sel-sel darah putih yang diproduksi tidak normal sehingga tidak dapat menjalankan fungsinya di mana akhirnya hanya menumpuk dan menyingkirkan sel-sel darah yang sehat.

Leukemia sendiri terbagi atas dua jenis, yakni leukemia akut dan leukemia kronis. Leukemia akut berproses sangat cepat karena produksi dan penumpukan sel darah putih yang abnormal tidak terkendali di mana kemudian mengganggu fungsi organ-organ dalam tubuh dan memerlukan penanganan cepat. Sedangkan, leukemia kronis berjalan lambat sehingga diagnosisnya membutuhkan waktu lama.

Pemicu Leukemia

Untuk faktor pemicu leukemia sendiri, terdapat beberapa penyebab paling dominan yang sekaligus dapat dijadikan sebagai acuan untuk menghindari penyakit tersebut, yaitu :
 Faktor genetika atau keturunan merupakan pemicu utama dari leukemia karena kelainan produksi sel darah putih biasanya diturunkan pada anggota keluarga, terutama pria. Hal itu berlaku untuk leukemia kronis. Sedangkan leukemia akut biasanya terjadi pada keluarga dengan riwayat down syndrome.
 Gaya hidup berantakan juga termasuk pemicu leukemia, terutama kebiasaan merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, ketergantungan narkotika, dan olahraga berlebih yang cenderung memforsir tubuh dan istirahat yang tidak teratur.
 Terpapar radio aktif tinggi dalam kurun waktu yang cukup lama juga memicu leukemia karena menyebabkan gangguan pada produksi sel darah putih. Mirisnya, kemoterapi yang merupakan metode penyinaran untuk membunuh sel-sel kanker termasuk dalam kategori pemicu yang satu ini.

Cara Untuk Menghindari Leukemia

Leukemia memiliki jumlah kasus yang lebih rendah jika dibandingkan penyakit-penyakit dalam lainnya. Melalui fakta tersebut, dapat disimpulkan bahwa leukemia masih memiliki kans relatif tinggi untuk dihindari atau dicegah. Berikut ini adalah metode pencegahan ampuh leukemia :

Rajin mengonsumsi makanan sehat seperti makanan tinggi serat, rendah karbohidrat dan kolesterol serta mengandung anti-karsinogenik merupakan metode terbaik untuk menghindari terjangkit leukemia karena makanan tersebut dapat membantu detoksifikasi tubuh dengan baik sehingga racun dalam tubuh tidak berkembang lebih jauh dan organ-organ, terutama sumsum tulang, dapat bekerja dengan baik.

Olahraga atau minimal melakukan aktivitas fisik yang cukup juga sangat membantu pencegahan leukemia. Terutama jika dapat mengeluarkan keringat, karena hal tersebut menandakan radikal bebas dan racun dikeluarkan dari tubuh secara alami. Serta, mengurangi resiko penumpukan kolesterol yang menjadi sumber utama berbagai penyakit, termasuk leukemia.

Periksa kesehatan rutin juga dapat dilakukan untuk mendeteksi potensi leukemia sedini mungkin. Jika hasil medical check-up menunjukkan positif, dokter biasanya akan mulai melakukan tindakan perawatan agar sel kanker yang ditemukan dapat segera dilumpuhkan tanpa sempat berkembang, sehingga tidak akan sampai menggerogoti tubuh pasien.

Pengobatan Leukemia Secara Herbal

Bagi yang dinyatakan positif mengidap leukemia, tidak lantas harus putus asa karena penyakit tersebut masih dapat disembuhkan melalui tindakan medis, salah satunya pencangkokan sumsum tulang dari donor yang cocok agar produksi sel darah putih abnormal sepenuhnya terhenti. Dapat pula dengan melakukan terapi kanker. Tindakan medis tersebut dapat dibarengi pengobatan herbal.

Banyak sekali tanaman yang berkhasiat untuk terapi herbal penyakit leukemia yang mudah ditemukan di sekitar. Tanaman tersebut jika diracik dengan benar dapat lebih ampuh dari obat kimiawi, serta tanpa disertai efek samping. Berikut adalah daftar tanaman herbal berikut cara pengolahannya untuk dijadikan sebagai terapi alami pendamping leukemia :

Daun Sirsak

Sirsak rupanya tidak hanya bisa dinikmati buahnya untuk dijadikan sebagai minuman segar alami yang sehat, tetapi daun sirsak pun juga dapat dimanfaatkan untuk pengobatan herbal berbagai penyakit, termasuk leukemia. Zat acetogenis dalam daun sirsaklah yang berperan dalam pengobatan leukemia karena ampuh untuk memperlambat hingga melumpuhkan perkembangan sel kanker.

Daun sirsak tinggal direbus sampai air rebusannya cukup kental, kemudian dinginkan. Setelah itu, air rebusan disaring untuk dikonsumsi sebanyak tiga kali dalam sehari. Meski berkhasiat, konsumsi sari daun sirsak juga harus sesuai dengan kebutuhan, karena jika berlebihan, daun sirsak justru merubah menjadi racun karsinogen yang memperburuk penyebaran kanker.

Buah Naga

Dragon fruit merupakan buah yang sangat digemari selama beberapa tahun terakhir. Bukan hanya karena rasaya yang enak, tetapi buah naga juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan, termasuk pengobatan alami untuk leukemia, karena buah naga mengandung betakaroten tinggi yang berguna untuk pencegahan sel kanker menyebar dan melakukan detoksifikasi untuk menyingkirkannya.

Buah naga dapat dikonsumsi langsung atau bisa juga dijadikan sebagai jus dan dikonsumsi dua kali dalam sehari. Buah naga memiliki dua jenis berbeda berdasarkan warna daging buah, yakni putih dan merah. Tetapi berdasarkan hasil riset, kandungan betakaroten yang dibutuhkan dalam pengobatan leukemia lebih tinggi bada buah naga merah.

Tapak Dara

Tanaman herbal yang satu ini masih menjadi kontroversi. Khasiatnya untuk pengobatan leukemia memang tidak perlu diragukan lagi, tetapi pemilihan dosisnya yang agak sulit karena tapak dara juga mudah berubah menghasilkan senyawa karsinogen yang menjadi racun untuk tubuh jika dikonsumsi melewati dosis yang semestinya. Karena itu, diperlukan takaran yang tepat.

Disarankan pula untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan izin mengonsumsi tapak dara sebagai pengobatan pendamping. Jika diperbolehkan, maka buat minuman sari tapak dara dengan merebusnya. Supaya tidak terlalu pahit dan berefek keras, maka dapat menetralisirnya dengan menambahkan beberapa sendok madu murni. Sebaiknya dikonsumsi hanya satu kali dalam sehari.

Leukemia, Kanker Darah Yang Masih Mungkin Untuk Dihindari Dan Disembuhkan

Penyuluhan kesehatan tentang leukemia harus lebih ditingkatkan untuk mengedukasi masyarakat secara benar tentang penyakit kanker darah tersebut, sehingga mereka tidak mendapatkan informasi yang salah serta dapat melakukan deteksi diri sedini mungkin akan potensi leukemia diri sendiri. Sebab, kecuali akibat faktor genetik, leukemia tergolong kasus kesehatan langka dan tidak mudah menular.

Tetapi jika memang sudah mengidapnya, tidak harus berputus asa akibat rasa pesimis untuk sembuh. Karena, penyakit leukemia, apalagi dalam stadium awal, masih dapat disembuhkan secara total melalui tindakan medis yang disertai dengan pengobatan secara herbal untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Dukungan moril orang-orang terdekat juga sangat dibutuhkan oleh pasien leukemia.

Bagaimana Cara Mengobati Jantung Koroner?

Bagaimana Cara Mengobati Jantung Koroner?

Setelah mengetahui bagaimana penyakit koroner terjadi, jangan langsung mendiagnosis diri sendiri atau orang di sekitar mengidap penyakit tersebut. Akan lebih baik bila terlebih dahulu mengunjungi dokter. Dokter akan lebih mengetahui bagaimana penanganan yang tepat bila seseorang memang menderita penyakit jantung koroner. Pada awal pemeriksaan dokter biasanya akan mencari tahu bagaimana penderita mengalami gejala seperti yang biasa terjadi. Selain itu, riwayat yang didapat dari keluarga juga akan dijadikan rujukan. Kesehatan keluarga juga berperan penting terhadap kondisi kesehatan yang dijalani. Selain itu, pola hidup juga hal lain yang bisa menjadi penyebab penyakit jantung koroner.

Pola hidup yang tidak sehat tidak hanya menjadi penyebab penyakit jantung koroner. Bisa juga penyakit lain juga ikut muncul karena pola hidup yang tidak sehat. Sebagai langkah awal, bisa terlebih dahulu melakukan refleksi diri bagaimana pola hidup yang dilakukan selama ini. Bisa dirasa kurang sehat, mulailah untuk melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, seperti olah raga teratur, minum air putih yang cukup sehingga tubuh terhindar dari dehidrasi dan banyak kegiatan lainnya.

Setelah melakukan langkah awal yang telah disebutkan, dokter biasanya akan menyarankan pasien melakukan beberapa pemeriksaan lanjutan. Pemeriksaan lanjutan yang dimaksud bisa berupa tes darah, MRI scan, CT scan, angiografi koroner dan lain sebagainya. Pemeriksaan lanjutan tersebut penting dilakukan agar pengobatan yang akan dilakukan bisa berjalan secara efektif. Melalui pemeriksaan tersebut juga akan diketahui tingkat parah atau tidaknya penyakit jantung koroner yang diderita.

Penyakit jantung koroner tidak bisa disembuhkan secara total. Seperti yang telah disebutkan, hal yang harus dilakukan adalah mengubah pola hidup buruk yang dilakukan. Bila telah mendapat perawatan dari dokter, turuti hal-hal pengobatan yang dianjurkan. Selalu patuhi jadwal minum obat sesuai dengan ketentuan dokter. Bila sebelumnya penderita merupakan seorang perokok aktif, hentikan kegiatan tersebut. Asap rokok dengan kandungan negatif di dalamnya sangat tidak baik bagi kesehatan organ dalam tubuh.

Asupan nutrisi yang masuk ke tubuh juga harus selalu diperhatikan. Jantung koroner disebabkan karena adanya lemak atau kolesterol yang menyumbat pembuluh darah, akan lebih baik bila mengurangi jumlah kolesterol tinggi yang masuk ke tubuh. Nutrisi baik lain yang ada dalam kandungan buah dan sayur juga akan sangat baik juga ikut menjadi asupan yang banyak dikonsumsi oleh penderita penyakit jantung koroner. Setelah asupan nutrisi mendapat perhatian, tubuh juga harus selalu diolah agar tetap sehat. Olah raga yang teratur menjadi salah satu kunci hidup sehat. Olah raga teratur akan membakar kemak berlebih yang ada pada tubuh sehingga penyumbatan pembuluh darah oleh lemak bisa berkurang atau bahkan hilang. Bila sudah demikian aliran darah akan kembali lancar melewati berbagai bagian dalam tubuh.

Diabetes, Penyakit yang Tidak Dapat Disembuhkan Tetapi Dapat Dihindari

Diabetes, Penyakit yang Tidak Dapat Disembuhkan Tetapi Dapat Dihindari

Menyebut diabetes mellitus atau penyakit diabetes mungkin terasa kurang familier di telinga masyarakat awam, terutama di Indonesia. Diabetes di sini lebih dikenal dengan istilah “kencing manis” atau “kencing gula” yang sekaligus pula memberikan gambaran singkat mengenai penyakit yang mengalami peningkatan jumlah pasien secara signifikan setiap tahun ini.

Penjabaran Lebih Dalam Mengenai Diabetes

Diabetes merupakan suatu kondisi di mana terjadi gangguan penyeimbangan kadar gula darah (glukosa) dalam tubuh. Gangguan itu dapat berupa kelebihan gula darah atau disebut kondisi hiperglikemia sedangkan jika kadar glukosa kurang maka disebut hipoglikemia. Kedua kondisi tersebut disebabkan oleh ketidakseimbangan jumlah atau malfungsi insulin yang diproduksi oleh tubuh.

Insulin sendiri merupakan zat yang diproduksi oleh pankreas di mana bertugas untuk menyeimbangkan jumlah gula darah dan juga menyerap untuk mengubahnya menjadi energi. Bila pankreas tidak berfungsi dengan baik, maka jumlah insulin yang diproduksi menjadi tidak seimbang dengan glukosa atau insulin tersebut tidak berfungsi dengan baik dalam produksi energi.

Kondisi tersebut, jika berlanjut menjadi hiperglikemia akan membuat penderita mengalami sakit kepala hebat hingga berlanjut pada komplikasi pendarahan otak dan berpotensi mengalami stroke. Diabetes tipe ini termasuk dalam golongan diabetes tipe 1. Energi tidak dapat diproduksi dan penyebaran gula darah ke seluruh tubuh mengalami penumpukan hingga mengganggu sistem peredaran darah

Sedangkan bila yang terjadi adalah hipoglikemia, maka pasien akan sangat mudah lelah, berkeringat dingin secara tidak wajar, tetapi lebih minim resiko dan mudah diatasi dibandingkan kelebihan glukosa. Kondisi ini disebut diabetes tipe 2. Jumlah insulin yang diproduksi relatif seimbang dengan glukosa, tetapi berfungsi secara abnormal dalam memproduksi energi.

Ada tiga gejala umum yang dapat dijadikan patokan dalam diagnosa dini diabetes, yakni nafsu makan yang besar dan bersifat berlebihan (poliphagi), frekuensi buang air kecil tidak normal (poliuri), dan tingkat kehausan yang tinggi (polidipsi). Jika mulai mengalami kondisi tersebut, maka harus lekas dilakukan perawatan agar kondisi tidak semakin memburuk.

Penyebab Diabetes Melitus

Jika menilik faktor penyebabnya, terdapat dua macam pemicu seseorang mengidap diabetes, pertama adalah faktor tidak terhindarkan dan kedua merupakan faktor yang terpicu oleh kebiasaan dan lingkungan.
 Faktor Tidak Terhindarkan
Faktor pemicu diabetes yang membuat individu tidak dapat menghindari penyakit diabetes adalah sebagai berikut :
 Genetik atau keturunan. Jika dalam lingkaran keluarga dekat, terutama orang tua, mengidap diabetes, maka hal tersebut akan meningkatkan potensi anggota keluarganya untuk terkena diabetes juga. Biasanya jika yang mengidap adalah orang tua perempuan, anak lelakilah yang paling beresiko, sedangkan untuk orang tua laki-laki, anak perempuan beresiko lebih tinggi.
 Umur. Faktor usia dapat pula mempengaruhi di mana semakin bertambah tua seseorang, maka fungsi pankreas semakin tidak maksimal, di mana berpengaruh dalam produksi insulin penyeimbang glukosa. Jika terjadi masalah produksi insulin, maka dengan mudah akan terkena diabetes.
 Berat badan saat kelahiran. Bayi yang lahir dengan berat lebih dari 4kg, dikhawatirkan berpotensi mengidap obesitas yang merupakan pemicu diabetes. Terlebih jika kedua orang tua tidak memiliki keturunan bertubuh subur, di mana asupan sang anak selama dalam kandungan berlebihan dan tidak sehat.
 Faktor Yang Masih Dapat Dihindari

Sementara, untuk faktor-faktor diabetes yang sejatinya dapat dihindari adalah :
 Diet berantakan. Pola makan atau diet yang buruk sangat rentan memicu diabetes. Terutama bagi individu yang gemar mengonsumsi makanan dengan tingkat kolesterol tinggi, di mana kolesterol yang menumpuk merupakan salah satu penyebab disfungsi pankreas dalam memproduksi insulin. Terlebih jika tidak didampingi makanan berserat tinggi yang membantu proses metabolisme.
 Kurang bergerak dan malas berolahraga, terutama untuk seseorang yang gemar makan beresiko menimbulkan timbunan kolesterol hingga menyebabkan obesitas yang juga mengganggu fungsi organ dalam tubuh dan menyebabkan diabetes.
 Gaya hidup tidak sehat, seperti kecanduan rokok, alkohol, dan narkoba. Tiga contoh kebiasaan buruk tersebut sangat berpengaruh pada pankreas yang dapat membuat organ tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik di mana hal tersebut sangat merugikan karena produksi insulin menjadi tidak stabil.

Pengobatan Diabetes Secara Medis Dan Alami

Bagi penderita diabetes, dapat dilakukan dua metode pengobatan secara berdampingan, yakni herbal dan medis. Dari segi medis harus rutin melakukan pengecekan kadar gula darah minimal dua minggu sekali dan pemberian injeksi insulin saat kondisi pasien diabetes tengah drop. Sedangkan pengobatan secara alami dapat dilakukan dengan menggunakan tanaman herbal berikut :

1. Jahe

Rempah-rempah yang sering digunakan sebagai bumbu masakan maupun racikan minuman herbal ini merupakan salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan diabetes secara alami. Jahe mengandung zat yang dapat mengontrol kadar glukosa dalam tubuh tanpa perlu suntikan insulin. Jahe diekstrak sarinya dan kemudian dikonsumsi rutin dua kali sehari.

2. Lidah Buaya

Tanaman yang lebih umum digunakan untuk perawatan masalah rambut ini juga bermanfaat untuk penyakit diabetes karena membantu untuk menyeimbangkan kadar glukosa dan juga mengobati luka fisik pasien diabetes yang terkenal memakan waktu lama untuk penyembuhannya dibandingkan individu yang sehat, serta tidak meninggalkan bekas luka sama sekali.

3. Pare

Termasuk dalam jenis sayuran, pare merupakan tanaman yang memiliki ciri khas rasa yang sangat pahit. Meski demikian, pare sangat berkhasiat sebagai obat herbal, terutama untuk penderita diabetes berkat kandungan lektin pengontrol gula darah. Pare dapat dikonsumsi setelah direbus hingga matang. Untuk mengurangi pahit, dapat direndam dulu semalam dengan larutan garam.

4. Bluberry

Buah kecil yang memiliki cita rasa agak asam dan manis ini merupakan buah yang dapat dijadikan terapi alami diabetes karena blueberry memiliki kemampuan menurunkan kadar glukosa bagi penderita hiperglikemia. Tetapi, disarankan tidak mengonsumsinya terlalu banyak karena justru dapat mengakibatkan hipoglikemia. Cara konsumsinya dengan dibuat jus tanpa gula dan es.

5. Kemangi

Daun yang biasanya tumbuh liar ini lebih sering dijadikan sebagai lalapan pendamping sambal. Selain membantu mengurangi aroma tajam dari sambal, tidak banyak yang tahu tanaman dengan aroma harum ini juga bermanfaat sebagai obat alami diabetes karena mempermudah insulin dalam mengonversi glukosa menjadi energi. Kemangi dapat dikonsumsi langsung setelah dicuci.

Diabetes Tidak Dapat Dipandang Remeh

Diabetes termasuk dalam penyakit dalam kategori kronis yang tidak dapat dipandang sebelah mata. Banyak masyarakat yang menganggap diabetes sebatas penyakit gula yang tidak beresiko, padahal efek samping diabetes sangat banyak karena penyakit ini berpotensi menimbulkan komplikasi yang memicu penyakit berbahaya lain seperti jantung, liver, dan ginjal.

Selagi dapat menghindari diabetes, maka lebih baik mengusahakan semaksimal mungkin dengan menjaga kesehatan melalu olahraga dan gerak tubuh yang cukup serta mengatur diet dengan tepat. Namun, bila terlanjur, meski tidak dapat disembuhkan total, dapat melakukan terapi medis bersamaan dengan herbal guna menjaga kondisi tubuh tetap segar.