• Gaya Hidup

    Tips Tepat untuk Memilih Pakaian Olahraga Bumil

    Orang-orang biasanya mengenakan baju bebas ketika berolahraga. Ada yang memang khusus memakai pakaian olahraga, ada pula yang memakai pakaian kasual biasa, yang penting dapat digunakan bergerak bebas dan tidak ribet. Namun, ibu hamil memiliki kebutuhan yang berbeda. Bentuk tubuh yang membuncit di bagian perut membuat pakaian olahraga tidak boleh sembarang pilih. Terlebih karena kondisi fisik yang rentan, sehingga pakaian pun diusahakan senyaman mungkin. Beberapa tips untuk memilih pakaian ibu hamil yang tepat adalah sebagai berikut.

    Pilih Celana Olahraga Khusus Ibu Hamil

    Selain pakaian atas, celana untuk ibu hamil juga harus diperhatikan dengan baik. Biasanya celana olahraga capri adalah yang paling direkomendasikan. Meskipun modelnya capri, tapi bahannya pun jangan sembarangan. Celana harus dari bahan elastis dengan kolor yang tidak menyakiti perut. Usahakan tidak sesak ketika dipakai, supaya perut ibu hamil tidak tertekan dan lebih leluasa bergerak.

    Memakai Spot Bra yang Berkualitas dan Kuat

    Apabila Anda tidak suka memakai built in bra, cobalah memakai sport bra untuk menjaga pergerakan payudara. Sport bra yang digunakan sebaiknya yang berbahan menyerap keringat sekaligus kuat, sehingga memberikan kenyamanan ketika bergerak. Anda bisa melapisinya dengan kaus longgar berbahan adem supaya tidak membuat Anda kedinginan.

    Gunakan Jaket Jika Olahraga di Hari yang Dingin

    Ibu hamil biasanya kondisi fisiknya lebih sensitif daripada orang biasa, suhu udara dan kegiatan yang terlalu membebani akan cepat berpengaruh pada kesehatan. Oleh sebab itu, ketika berolahraga juga harus memperhatikan suhu udara hari itu. Apabila terlalu dingin, maka gunakanlah jaket olahraga. Usahakan bukan jaket yang kaku, dan tentu saja harus menyerap keringat.

    Pilihan Baju Olahraga Terbaik untuk Ibu Hamil

    Ibu hamil memang perlu perhatian ekstra, bahkan untuk pakaian olahraga yang dikenakan diusahakan yang paling nyaman dan tidak membebani tubuh. Supaya tujuan dari berolahraga terpenuhi, dan tubuh sang ibu serta calon bayi pun semakin sehat.

  • Gaya Hidup

    Cara Memilih Pakaian Olahraga yang Tepat untuk Ibu Hamil Supaya Gerak Lebih Nyaman

    Olahraga adalah kegiatan fisik yang tidak memandang usia. Siapa pun bisa berolahraga demi mencapai keadaan jasmaniah yang sehat dan bugar. Bahkan ibu hamil pun tidak luput untuk bisa olahraga. Untuk mendapatkan kenyamanan saat berolahraga, pakaian olahraga pun penting untuk diperhatikan. Apalagi untuk ibu hamil yang pergerakannya terbatas karena terkendala perubahan fisik.

    1. Pilih Pakaian Olahraga yang Menyerap Keringat

    Pakaian olahraga haruslah yang menyerap keringat, entah itu untuk ibu hamil atau bukan. Sebab, aktivitas berolahraga pasti menghasilkan keringat lebih banyak daripada kegiatan biasanya. Selain menyerap keringat, kain yang digunakan juga sebaiknya ringan supaya tidak membebani tubuh terlalu banyak. Contohnya pakaian yang terbuat dari katun tertentu, atau rayon. Sifatnya yang mudah menyerap keringat dan adem akan memberikan kenyamanan pada ibu hamil.

    2. Pakaian Olahraga Elastis akan Memudahkan Bumil Bergerak

    Terutama untuk ibu hamil, baju olahraga yang digunakan haruslah elastis. Selain mudah dipakai dan menyesuaikan dengan bentuk tubuh bumil, pakaian elastis juga akan memudahkan pergerakan ketika melakukan senam atau yoga. Contohnya adalah jenis kaus bulit in bra. Selain kainnya elastis, bra yang ada di dalamnya juga bisa menopang payudara ibu hamil supaya tidak mudah bergoyang dan tetap nyaman saat banyak bergerak.

    3. Tidak Memakai Pakaian Olahraga yang Terlalu Ketat

    Apabila ibu hamil memilih untuk memakai built in bra yang elastis, usahakan memilih ukuran yang tidak terlalu kecil. Supaya bisa menutupi perut ibu hamil, sekaligus tidak membebani tubuh. Pakaian yang ketat akan menyulitkan pergerakan dan kulit pun susah bernapas. Keringat jadi tidak keluar maksimal. Selain itu, pakaian yang ketat akan menyulitkan pernapasan. Padahal tujuan olahraga juga termasuk melancarkan napas.

  • Gaya Hidup

    Produk Sederhana yang Harus Ada Agar Dapur Semakin Tertata

    Ada banyak sekali barang yang berada di dapur. Mulai dari bahan makanan, alat masak, serta perlengkapan yang lain. Semua barang tersebut memang tidak digunakan dalam satu waktu, tapi tentu saja akan berguna ketika ingin menghadirkan hidangan tertentu. Beberapa ibu rumah tangga juga ada yang memiliki hobi untuk mengoleksi berbagai macam alat dapur. Itulah mengapa banyak sekali ditemukan barang-barang di dapur.

    Peralatan tersebut haruslah dijaga agar bisa awet atau tahan lama. Tentunya kita tidak ingin alat dapur menjadi cepat rusak karena tidak dirawat, kan? Ada banyak cara atau produk yang bisa digunakan untuk menyimpan barang-barang tersebut. Di bawah ini ada beberapa alat yang bisa digunakan.

    1. Gantungan panci

    Alat dapur berupa panci atau penggorengan merupakan barang yang biasanya selalu ada di dapur manapun. Alat ini digunakan sebagai alas untuk memasak di atas kompor. Panci atau penggorengan lebih banyak disimpan dalam etalase sehingga membuatnya ditumpuk dengan yang lain. Bagi yang memiliki hobi memasak, meletakkan panci dengan cara seperti ini biasanya akan sedikit merepotkan. Apalagi bila sedang membutuhkan wajan yang terletak di paling bawah.

    Ada cara lain yang bisa digunakan agar panci tersebut mudah diambil. Caranya yaitu dengan menggantungkan seperti yang terlihat dalam gambar. Cara ini akan sangat menghemat tempat dan waktu karena tidak perlu repot mencari wajan hingga paling bawah. Selain itu, cara ini juga bisa digunakan agar wajan tidak mudah lecet karena bergesekan dengan barang lain ketika ditumpuk dalam etalase.

    2. Rak telenan

    Barang lain yang paling sering digunakan adalah telenan. Alat masak ini berguna sebagai alas ketika memotong sesuatu. Biasanya, telenan dibedakan dari ukurannya. Agar lebih mudah mencari telenan, ada baiknya untuk membuat rak sederhana yang dipasang di balik pintu laci yang berada di dapur. Cara ini memang hampir sama dengan gantungan panci, yang membedakan adalah bila sebelumnya panci digantung, kali ini telenan diletakkan dalam sebuah rak.

    3. Memberi tanda pada sendok

    Masakan atau hidangan biasanya dibuat berdasarkan resep tertentu. Apalagi bila hidangan tersebut tidak bisa menggunakan perkiraan atau bisa dikatakan membutuhkan ukuran pasti dari bahan masakan tertentu. Biasanya kue atau makanan penutup yang membutuhkan takaran khusus. Hal tersebut menyebabkan ada banyak sendok yang bisa digunakan. sendok tersebut memiliki ukuran tertentu yang sesuai dengan kebutuhan.

    Agar tidak bingung memilih sendok mana yang tepat dengan resep, ada baiknya untuk memberikan tanda pada sendok sesuai dengan takarannya. Hal ini berguna agar tidak terjadi kesalahan. Orang yang belum terbiasa melakukan kegiatan memasak biasanya masih akan bingung menentukan ukuran. Cara ini bisa digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut.

    4. Laci makanan

    Biasanya kita menemukan laci pada perabotan yang sudah ada di rumah. Hal tersebut bisa dimodifikasi untuk menyimpan makanan yang dimiliki. Caranya adalah dengan membuat suatu ruangan khusus yang ditutup dengan pintu. Ruangan ini akan terlihat seperti ruangan pada umumnya. Hal yang menjadi pembeda adalah ketika pintu dibuka, terlihat laci-laci yang bisa digunakan untuk menyimpan berbagai macam jenis barang.

    5. Memasang sekat pada laci

    Sekarang, jangan lagi khawatir terhadap barang di laci yang berantakan. Hal tersebut bisa diatasi dengan memasang beberapa sekat sesuai dengan kebutuhan. Barang-barang yang awalnya berantakan agar segera terorganisir dengan baik.

    Ada yang sudah tertarik untuk mencoba cara di atas? Selamat berkreasi!

  • Gaya Hidup

    Pakai Kain Tradisional Berikut Ini agar Penampilan Lebih Cantik dan Menawan

    Kain tradisional kini sedang menjadi perbincangan di dunia fashion Indonesia karena coraknya yang memiliki ciri khas masing-masing daerah dapat membaur dengan atasan yang sepadan dengan kainnya. Tidak heran kalau sekarang sudah banyak wanita Indonesia yang memadukan atasannya dengan kain tradisional untuk mengeluarkan sisi kedaerahannya.

    Memang biasanya atasan batik dipadukan dengan kain batik juga, tapi memadukan atasan dengan bawahan kain tradisional tidak kalah menawannya juga, loh. Anda yang ingin memadukan atasan batik atau apapun bisa memadukannya dengan kain tradisional seperti di bawah ini.

    1. Sarung bugis

    Sarung bugis merupakan salah satu kain tradisional yang berasal dari Makassar. Seperti kain tradisional pada umumnya, sarung bugis memiliki ciri khas pada desain kainnya, yaitu bermotif kotak-kotak yang ditambahkan dengan benang emas. Kalau dari warna kainnya, kain ini menggunakan warna-warna yang cerah, bahkan sangat terang, seperti kuning, merah, atau hijau.

    Orang Sulawesi biasanya menggunakan sarung bugis ini dengan atasan baju bodo atau baju tradisionalnya. Tapi, jika ingin dipadukan ke atasan yang lebih modern, baju blus biasa bisa menjadi atasan yang paling cocok untuk Anda kenakan. Anda hanya perlu memilih blus lengan batwing dan tambahkan pula sedikit aksesoris seperti kalung agar penampilan Anda lebih cantik.

    2. Tenun ulap doyo

    Kalau jenis kain yang ini berasal dari Kalimantan Timur dan merupakan kain tradisional yang selalu dipakai oleh orang-orang Dayak. Untuk motifnya, tenun ulap doyo termasuk kain yang bermotif unik karena corak alam adalah ciri khasnya, yaitu menggunakan corak flora dan fauna. Bahannya pun benar-benar berasal dari dan diproduksi langsung oleh orang-orang Kalimantan, jadi bahannya sangat kental dengan ciri khas Kalimantan.

    Untuk warnanya, jenis kain tradisional ini menggunakan warna terang yang dipadukan dengan warna-warna lainnya. Jadi, dalam 1 kain ini tidak hanya memiliki 1 warna saja tapi juga beberapa warna yang menyatu dengan sangat baik, sehingga sangat cocok untuk Anda yang menggunakan atasan blus atau kebaya modern.

    3. Songket lombok

    Lombok memang terkenal sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia karena memiliki tempat wisata yang begitu cantik. Tapi siapa sangka Lombok juga memiliki kain tradisional yang sangat menawan untuk dikenakan, yakni songket lombok. Kain tradisional ini bisa Anda pakai dengan memadukannya dengan atasan batik, loh.

    Dari warnanya, songket lombok pada umumnya berwarna cerah dan berciri khas motif alam, geometris, atau fauna. Namun, motif-motif tersebut bisa lebih dikreasikan lagi tergantung dari orang yang menenunnya. Hal unik yang ada di kain songket lombok adalah coraknya yang timbul sehingga terlihat lebih menarik.

    4. Kain poleng

    Bagi Anda yang sering berkunjung ke Bali, pasti tidak akan asing dengan kain poleng. Ya, kain poleng merupakan kain tradisional yang berasal dari Pulau Dewata Bali dan umumnya dipakai oleh para wanita yang memakai atasan kebaya khas Bali. Meskipun pada awalnya dipakai hanya di saat-saat tertentu, seperti upacara adat atau upacara keluarga, kini kain poleng lebih dimodifikasi ke model lebih modern.

    Dulu kain poleng memiliki corak kotak-kotak yang berwarna hitam dan putih saja, tapi sekarang sudah semakin banyak variasi corak-coraknya, sehingga terlihat lebih modern, seperti motif batik yang dipadukan dengan warna cerah dan sebagainya. Kalau Anda menggunakan atasan blus dengan desain simple, bisa memadukannya dengan kain poleng dan Anda pun akan terlihat menawan dan stylish.

    Bagaimana? Apakah Anda sudah pernah mencoba kain tradisional seperti di atas? Tidak ada salahnya mencoba bawahan yang berbeda selain kain batik. Selain menunjukkan sisi kedaerahan, kain tradisional tidak kalah cantiknya dengan kain batik, loh.